Pendidikan Seni Budaya dan
Keterampilan di SMA, memiliki peranan dalam pembentukan kepribadian peserta
didik dengan memperhatikan kebutuhan perkembangan anak dalam mencapai
multikecerdasan yang terdiri atas kecerdasan intrapersonal, interpersonal,
visual spasial, musikal, linguistik, logik matematik, naturalis serta kecerdasan
adversitas, kecerdasan kreativitas, kecerdasan spiritual dan moral, dan
kecerdasan emosional.
TUJUAN DAN SIFAT
A. TUJUAN
Tujuan mata pelajaran Seni Budaya menurut Standar Kompetensi Lulusan adalah :
Secara
luas pendidikan Seni Budaya memiliki sifat multilingual, multidimensional, dan
multikultural. Multilingual bermakna pengembangan kemampuan mengekspresikan
diri secara kreatif dengan berbagai cara dan media seperti bahasa rupa, bunyi,
gerak, peran dan berbagai perpaduannya. Multidimensional bermakna pengembangan
beragam kompetensi meliputi konsepsi (pengetahuan, pemahaman, analisis,
evaluasi), apresiasi, dan kreasi dengan cara memadukan secara harmonis unsur
estetika, logika, kinestetika, dan etika. Sifat multikultural mengandung makna
pendidikan seni menumbuhkembangkan kesadaran dan kemampuan apresiasi terhadap
beragam budaya Nusantara dan mancanegara. Hal ini merupakan wujud pembentukan
sikap demokratis yang memungkinkan pesrta didik memiliki sikap toleran dalam
masyarakat dalam masyarakat dan budaya yang majemuk.A. TUJUAN
Tujuan mata pelajaran Seni Budaya menurut Standar Kompetensi Lulusan adalah :
- Memahami konsep dan pentingnya seni budaya.
- Menampilkan sikap apresiasi terhadap seni budaya.
- Menampilkan kreativitas melalui seni budaya.
- Menampilkan peran serta dalam seni budaya dalam mtingkat local, nasional, regional maupun global.
Tujuan
ini seharusnya menjadi dasar dalam perumusan ruang lingkup materi dan
penilaian ranah hasil belajar sekaligus penentu bentuk instrumennya.
Hasil belajar siswa ada 3 ranah yaitu : kognitif, psikomotor dan
afektif. Untuk tujuan 2 dan 3 tidak ada masalah karena mata pelajaran
seni budaya mengakomodir tujuan 2 dengan nilai afektif dan tujuan 3
dengan nilai praktik. Untuk tujuan 4 harus dilengkapi dengan nilai
kognitif. Dan sangat keterlaluan jika tujuan 1 dengan kata memahami
tidak diakomodir dengan nilai kognitif. Bukankah memahami adalah tingkat
kedua setelah tingkat ingatan, dan sebelum tingkat aplikasi, analisa,
sintesa dan evaluasi yang ada dalam ranah kognitif ? Bagaimana
seseorang dianggap memahami konsep seni budaya hanya dengan diamati
keterampilan dan sikapnya ?
B. SIFAT
Mata pelajaran Seni Budaya meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
- Seni rupa, mencakup keterampilan dalam menghasilkan karya seni rupa murni dan terapan
- Seni musik, mencakup kemampuan untuk menguasai olah vokal, memainkan alat musik, berkarya dan apresiasi karya musik
- Seni tari, mencakup keterampilan gerak berdasarkan eksplorasi gerak tubuh dengan dan tanpa rangsangan bunyi, berkarya dan apresiasi terhadap gerak tari
- Seni teater, mencakup keterampilan olah tubuh, olah pikir, dan olah suara yang pementasannya memadukan unsur seni musik, seni tari dan seni peran.